SIDRAP, POPTAL PGRI MAROS – Atmosfer kompetisi Pekan Olahraga dan Seni (PORSENIJAR) PGRI di Kabupaten Sidrap dilaporkan semakin memanas. Satu per satu kontingen mulai bertumbangan dan gagal melangkah ke babak berikutnya, menyisakan persaingan ketat di antara tim-tim tangguh yang bertahan.
Kabar baik datang dari cabang olahraga bola voli. Tim voli kontingen PGRI Maros sukses mengamankan tiket ke babak penyisihan berikutnya setelah melakoni laga perdana yang sangat menegangkan kemarin (Jumat, 3 Juli 2026).
Melawan tim tangguh dari PGRI Soppeng, Maros harus berjuang habis-habisan dalam kemenangan dramatis yang sangat ketat melalui drama long set, sebelum akhirnya menyudahi perlawanan dengan skor akhir 2-1.
Meski berhasil memetik kemenangan di laga perdana yang menguras fisik tersebut, sang pelatih, Zulfikar, menegaskan bahwa timnya tidak boleh cepat berpuas diri. Ia mencatat masih ada beberapa celah yang harus segera dibenahi demi memuluskan langkah Maros di pertandingan selanjutnya.
"Masih ada beberapa poin yang perlu dievaluasi dalam tim agar kita bisa melaju dengan mulus di laga berikutnya," ungkap Zulfikar seusai pertandingan.
Senada dengan pelatih, Omenk selaku pendamping tim juga memberikan analisisnya terkait performa tim voli PGRI Maros. Berkaca dari ketatnya laga long set tersebut, ia menilai kerja sama tim masih perlu diasah, terutama dalam membaca ritme permainan lawan.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus perbaikan ke depan antara lain:
- Formasi Pertahanan: Memperkuat benteng pertahanan untuk mengantisipasi serangan balik dan smes keras lawan.
- Kualitas Servis: Meminimalisir kesalahan servis yang bisa membuang poin di momen kritis.
- Komunikasi Lapangan: Memperkuat kemampuan saling membaca permainan dan menjaga fokus saat terjadi reli panjang.
Dengan modal kemenangan dramatis ini, mental bertanding tim voli PGRI Maros diharapkan semakin teruji untuk tampil lebih solid pada laga-laga penentu berikutnya.
(Reporter/Editor: POPTAL PGRI MAROS)