SIDRAP, PORTAL PGRI MAROS ,_ Perjuangan keras tim futsal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maros dalam turnamen antar-instansi tahun ini harus terhenti lebih awal. Langkah mereka resmi terkandas di babak penyisihan grup setelah melakoni laga pamungkas yang penuh drama dan emosi.(03/06/2026),
Meski gagal melaju ke babak berikutnya, tim futsal PGRI Maros menutup turnamen dengan kepala tegak lewat performa yang mengesankan.
Pertandingan penentu yang digelar pada sabtu tadi berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Menghadapi lawan tangguh, PGRI Maros sempat tertinggal akibat gol cepat lawan. Namun, jeda turun minum menjadi momentum kebangkitan.
Dengan strategi ofensif yang berani, anak-anak Maros berhasil membalikkan keadaan. Aksi saling balas gol pun terjadi di paruh kedua, membuat riuh seisi stadion. Kejar-kejaran skor yang menegangkan akhirnya menyisakan skor imbang 1-1 hingga wasit meniup peluit panjang.
Meski berhasil mengamankan satu poin dari hasil imbang tersebut, tambahan poin ini rupanya belum cukup untuk mendongkrak posisi PGRI Maros di papan klasemen. Kalah selisih gol dari rival terdekatnya membuat mereka harus merelakan tiket menuju babak *knock-out*.
Manajer tim futsal PGRI Maros menyatakan bahwa meski ada rasa kecewa, ia sangat mengapresiasi daya juang para pemain.
Tentu ada rasa sedih karena kita tidak bisa melangkah lebih jauh. Tapi melihat bagaimana para guru ini berjuang di lapangan, saling mendukung, dan tidak menyerah sampai detik terakhir, itu adalah kemenangan tersendiri. Ini adalah akhir yang sangat berkesan bagi kami," ujarnya setelah laga usai.
Kekalahan ini tidak mengurangi kebanggaan para pendukung yang hadir. Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah tetap menggema dari tribun penonton sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tim PGRI Maros.
Turnamen boleh usai bagi Maros, namun semangat kebersamaan, sportivitas, dan perjuangan yang ditunjukkan para pahlawan tanpa tanda jasa ini di dalam lapangan futsal akan tetap diingat sebagai sebuah akhir yang manis dan berkesan.