MARUS ,PORTAL PGRI MAROS - 16 Oktober 2026 — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Marusu kembali bergerak cepat (gercep) dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Penyaluran kali ini menyasar Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, yang menjadi titik ketiga dari rangkaian program tanggap darurat krisis air bersih garapan para pendidik di wilayah tersebut.

Memasuki puncak musim kemarau, kawasan pesisir dan permukiman di Desa Nisombalia mengalami krisis air bersih yang cukup parah. Bantuan satu unit armada tangki air kapasitas total 5.000 liter dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekitar 100 Kepala Keluarga (KK), khususnya untuk konsumsi dan kebutuhan sanitasi dasar.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan mengisi langsung wadah penampungan milik warga seperti drum, tandon RT, ember, dan jeriken.

"Sebagai bagian dari masyarakat, PGRI tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah warga yang sedang mengalami krisis air. Penyaluran 5.000 liter air di Dusun Kuri Caddi ini merupakan bukti komitmen gercep para guru dan pengurus PGRI Marusu," ujar perwakilan pengurus PGRI Cabang Marusu di lokasi penyaluran.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga penerima manfaat yang selama beberapa pekan terakhir terpaksa membeli air tangki eceran. PGRI Cabang Marusu berkomitmen untuk terus memetakan wilayah terdampak kekeringan lainnya di Kecamatan Marusu guna melanjutkan penyaluran bantuan tahap berikutnya secara berkala.
(Rilis_Luqman PGRI)