MAROS – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maros mulai memanaskan mesin organisasi menjelang perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (PORSENIJAR) tingkat Provinsi yang akan digelar di Kabupaten Sidrap pada awal Juli mendatang.
Dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh jajaran pengurus, termasuk A. Ptiroi, S.Pd., M.Si., ditekankan bahwa persiapan harus dilakukan secara kolektif dan segera demi menjaga marwah kabupaten di ajang bergengsi tersebut.
Sistem Seleksi dan Legalitas Peserta
Untuk memastikan kualitas kontingen, PGRI Maros menerapkan standar seleksi yang ketat. Peserta yang akan diutus merupakan para juara pada ajang Porseni tingkat kabupaten sebelumnya. Hal ini dilakukan agar atlet dan artis yang dikirim benar-benar merupakan talenta terbaik.
Selain aspek prestasi, aspek administrasi menjadi perhatian utama. Seluruh peserta wajib memiliki Nomor Pokok Anggota (NPA) sebagai bukti legalitas keanggotaan. Pembinaan pun akan dilakukan secara intensif oleh seluruh pengurus dan ketua cabang, mulai dari masa persiapan hingga akhir kompetisi.
Akomodasi dan Semangat Gotong Royong
Terkait teknis pelaksanaan di Sidrap, rapat membahas detail perekrutan atlet serta estimasi pendanaan untuk akomodasi dan mobilisasi. Menanggapi harapan Ketua PGRI Sidrap selaku tuan rumah, PGRI Maros berkomitmen untuk segera memastikan jumlah pasti personel kontingen agar pihak panitia pelaksana dapat melakukan antisipasi pelayanan dengan maksimal.
"Kontingen Maros harus memberikan kontribusi terbaik. Kami mengedepankan semangat gotong royong, mulai dari tingkat Kabupaten, Cabang, hingga Ranting," ujar perwakilan pengurus dalam rapat tersebut.
Majalah SUARA PGRI: Wadah Informasi Organisasi
Selain membahas PORSENIJAR, pertemuan ini juga memperkenalkan Majalah SUARA PGRI sebagai kado dari PGRI Provinsi untuk pengurus di tingkat Cabang. Majalah ini diproyeksikan menjadi wadah informasi krusial mengenai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kabupaten, cabang, hingga ranting.
Majalah ini akan didistribusikan ke seluruh lini organisasi dengan mekanisme pembagian nilai Rp80.000 (Rp50.000 untuk Provinsi dan Rp30.000 untuk Cabang). Kehadiran media ini diharapkan mampu mempererat komunikasi dan publikasi prestasi guru di Sulawesi Selatan.
Harapan Besar
Rapat ini ditutup dengan optimisme tinggi bahwa koordinasi yang matang akan melahirkan keputusan terbaik. Dengan persiapan yang disegerakan, PGRI Maros menargetkan hasil maksimal pada PORSENIJAR di Sidrap dan memperkuat solidaritas antaranggota PGRI di semua tingkatan.