Makassar, — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., menekankan pentingnya transformasi Majalah Suara PGRI menjadi lebih dari sekadar media internal organisasi.
Dalam Rapat Koordinasi yang digelar secara virtual melalui Zoom pada Sabtu (21/2/2026), Prof. Hasnawi menyatakan harapannya agar majalah tersebut dapat mengisi berbagai rubrik yang mencerminkan peran PGRI sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, serta organisasi ketenagakerjaan.
"Saya mengharapkan ke depannya Majalah Suara PGRI tidak hanya menjadi media internal semata. Akan tetapi, dapat mengisi rubrik-rubrik yang mewakili organisasi PGRI sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan," ujar Prof. Hasnawi Haris saat memimpin rapat tersebut.
Arahan ini disambut positif oleh Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) PGRI Sulsel, Dr. Yahya Mustafa. Ia menyatakan akan segera menindaklanjuti instruksi dari ketua provinsi untuk mengembangkan majalah tersebut menjadi corong utama PGRI dalam menyuarakan isu-isu strategis ketiga pilar organisasi tersebut.
Langkah ini sejalan dengan komitmen kepengurusan PGRI Sulsel periode 2024-2029 di bawah kepemimpinan Prof. Hasnawi Haris untuk memperkuat peran organisasi dalam advokasi hak guru, pengembangan profesi pendidik, serta perjuangan kesejahteraan tenaga kependidikan di tingkat provinsi.
Majalah Suara PGRI, yang selama ini dikenal sebagai wadah informasi internal, diharapkan dapat berevolusi menjadi platform yang lebih inklusif, informatif, dan berdampak luas bagi seluruh anggota PGRI serta masyarakat pendidikan di Sulawesi Selatan.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PGRI Sulsel dalam meningkatkan kualitas komunikasi organisasi menuju pendidikan yang lebih maju dan berkeadilan.