Makassar– Dunia pendidikan di Kabupaten Maros kembali berduka. Salah satu tenaga pendidiknya, Sukmawati Bachtiar, S.Pd, berpulang ke Rahmatullah pada Kamis (9/4/2026) dini hari.
Guru yang bertugas di UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe ini mengembuskan napas terakhirnya di RS Hermina Makassar sekitar pukul 02.17 WITA.
Berikut sejumlah fakta terkait sosok almarhumah dan perjalanan kariernya:
Lahir pada tahun 1983, almarhumah dikenal sebagai sosok guru yang gigih. Ia resmi menyandang status sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2011 di Kabupaten Maros.
Sepanjang kariernya, ia telah mengabdi di beberapa sekolah, di antaranya:
- SDN 32 Sumpatu, Kecamatan Camba.
- UPTD SDN 57 Bulu-Bulu, Kecamatan Marusu.
- UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe (Tugas Terakhir).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhumah sudah cukup lama menderita sakit. Meski harus menjalani pengobatan rutin, termasuk pengobatan herbal dan kontrol medis secara berkala, semangat mengajarnya tidak pernah surut.
Ia sempat menjalani perawatan di RS Hermina dan dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrea. Namun, atas permintaannya sendiri karena merasa masih kuat, ia memilih rawat jalan agar tetap bisa menjalankan tugasnya mendidik siswa seperti biasa.
Keinginan terakhir almarhumah yang menyentuh hati adalah rencananya untuk berangkat ke tanah suci. Almarhumah diketahui memiliki niat untuk melaksanakan ibadah Umrah pada Januari lalu.
Namun, takdir berkata lain. Kondisi kesehatannya yang kian menurun membuatnya harus kembali menjalani perawatan intensif di RS Hermina hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini, jenazah almarhumah telah berada di rumah duka, yakni di kediaman orang tuanya.
Rencananya, almarhumah Sukmawati Bachtiar akan disemayamkan dan dimakamkan di Perkuburan Kali Gowa, Kabupaten Gowa, pada Jumat (10/4/2026) besok, tepatnya setelah pelaksanaan salat Jumat (Ba'da Jumat).
"Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan."
Keluarga besar PGRI Kabupaten Maros turut menyampaikan duka mendalam atas kehilangan salah satu anggota terbaik mereka. Selamat jalan, Ibu Guru Sukmawati. (*)