Kegiatan

281 Guru di Maros Ikuti UKKJ 2026, Dinas Pendidikan Catat Peserta Terbanyak Kedua

JZ
Wednesday, 22 July 2026
02:04 WIB
354 Kali Dibaca
281 Guru di Maros Ikuti UKKJ 2026, Dinas Pendidikan Catat Peserta Terbanyak Kedua

MAROS — PORTAL PGRI MAROS, Antusiasme tinggi menyelimuti para tenaga pendidik di Kabupaten Maros dalam menyambut Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) Jabatan Fungsional (JF) Guru Periode 1 Tahun 2026. Tingginya angka partisipasi ini tak lepas dari respons cepat (gercep) jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros yang proaktif menjemput bola dan mengusulkan para peserta, sehingga jumlah peserta UKKJ kali ini membludak.

​Sebanyak 281 guru di Kabupaten Maros resmi mengikuti ujian berbasis digital yang dipusatkan di UPTD SDN 103 Inpres Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, pada Selasa (21/7/2026).

​Pelaksanaan ujian berbasis digital tersebut menggunakan aplikasi SIMPKB. Jalannya ujian dipantau langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Andi Wandi B. Putra Patabai, S.STP. Kehadirannya di lokasi sekaligus untuk memberikan motivasi dan arahan secara langsung kepada para peserta agar dapat menjalani ujian dengan optimal.

​Langkah proaktif dinas dalam mengusulkan para guru membuahkan hasil signifikan. Kabupaten Maros berhasil mencatatkan tingkat partisipasi terbanyak kedua dalam pelaksanaan UKKJ periode ini. Total 281 peserta dibagi ke dalam 8 ruangan ujian yang terbagi menjadi dua sesi:

  • Sesi 1 (08.00–10.30 WITA): 73 peserta (Jenjang Guru Ahli Muda ke Guru Ahli Madya).
  • Sesi 2 (13.00–15.00 WITA): 204 peserta (Jenjang Guru Ahli Pertama ke Guru Ahli Muda).

​Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Icshan, SE, menyampaikan apresiasinya atas semangat para pendidik di Maros.

​"Kabupaten Maros menjadi peserta ke-2 terbanyak dalam pelaksanaan UKKJ tahun ini," ujar Puang Iccang di lokasi kegiatan.

​Di tengah tingginya antusiasme peserta, proses ujian sempat diwarnai insiden teknis. Beban penggunaan daya dari ratusan laptop peserta yang terhubung secara bersamaan menyebabkan saklar listrik di lokasi melampaui kapasitas hingga padam (jepret).

​Kondisi tersebut sempat memicu ketegangan di antara panitia dan peserta. Namun, panitia pelaksana bergerak sigap mengambil langkah darurat dengan menarik kabel dan pasokan arus listrik tambahan dari gedung lain di area kompleks UPTD SDN 103 Inpres Hasanuddin.

​Admin UKKJ Kabupaten Maros, Sugianto, A.Ma., S.Pd., menjelaskan bahwa penanganan cepat sangat krusial untuk mencegah penundaan ujian berbasis aplikasi tersebut​"Sempat ada kekhawatiran ujian bisa tertunda atau batal jika tidak segera ditangani. Namun alhamdulillah, panitia bergerak cepat menarik arus tambahan sehingga kondisi segera teratasi dan ujian berjalan lancar," terang pria yang akrab disapa Anto tersebut.

Mewakili panitia penyelenggara, Sugianto yang juga menjabat sebagai Analis Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Maros menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas ketidaknyamanan teknis yang sempat terjadi.

​"Terima kasih banyak atas kerja sama yang luar biasa dari seluruh peserta UKKJ. Apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama kegiatan berlangsung, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya. (***JayZigel***)

Bagikan Berita Ini:

Komentar (0)

Tulis Komentar
Butuh Bantuan?

PGRI Maros menyediakan layanan konsultasi dan bantuan hukum untuk anggota.

Lihat Layanan